Home Artikel Kesehatan PENYAKIT KULIT DERMATITIS
PENYAKIT KULIT DERMATITIS PDF Print
Monday, 24 November 2008 14:41


Oleh Dr Pasid Herlisa SpKK

Dokter spesialis kulit dan kecantikan RSI Sultan AGung Semarang

 

Ada banyak sekali penyakit yang menyerang kulit manusia, salah satunya adalah dermatitis. Dermatitis merupakan sebuah kelainan kulit dengan gejala subyektif rasa gatal. Penyakit ini biasanya ditandai dengan ruam yang polimorfi dan umumnya berbatas dengan tegas. kKulit tampak meradang dan iritasi. Keradangan ini bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki.

Ada Penyakit dermatitis ini memang tidak pandang bulu, semua orang baik tua maupun muda “berpeluang” terkena penyakit ini. Biasanya penyakit ini muncul pada bayi yang berusia dua tahun. Semakin usia seseorang bertambah, penyakit dermatitis ini bisa hilang dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus ada seseorang yang selama seumur hidupnya terkena penyakit ini. 

Jenis dermatitis

 
Contoh penyakit kulit dermatitis di tangan

Jenis penyakit yang sering disebut dengan eksim oleh kebanyakan orang ini, mempunyai beberapa jenis, salah satunya adalah penyakit dermatitis atopi, pada jenis penyakit dermatitis ini, merupakan keadaan dimana terjadi peradangan kulit kronis dan residif, disertai gatal. Penyakit ini biasanya mempunyai riwayat / stigmata atopi ( sekelompok penyakit pada individu yang mempunyai riwayat kepekaan terhadap alergen dalam keluarganya, misal asma, bronchial,rintis alergik).

Fase penyakit dermatitis

Ada dua fase yang biasanya dialami oleh penderita dermatitis. Pertama,Fase anak, fase ini dimulai dengan munculnya dermatitis sub akut. Jenis dermatitis ini cenderung lebih kering. Dermatitis ini sering muncul di lipat siku/lutut.  Kedua, Fase dewasa, fase ini disertai dengan munculnya hiperpigmentasi (kelebihan pigmen pada kulit yang bisa menyebabkan warna hitam pada bekas luka yang terinfeksi), hiperkeratosis dan likenifikasi (penebalan kulit dan bertambah jelasnya garis-garis normal kulit).

Untuk mencegahnya penyakit ini ada beberpa macam cara  penanganan diantaranya adalah pemeriksaan hispatologi (lesi akut,kronik) dan melakukan serangkaian uji tusuk dan tempel (reaksi positif setelah 24 – 48 jam).

Cara mencegah penyakit dermatitis

 

1.     Jaga kelembaban kult dengan cara menghndari perubahan suhu.

2.     Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan.
3.     Kurangi Stress.
4.     Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras,

5.     Jika anda alergi maka hindarilah faktor pencetus alergi, seperti debu,bulu binatang

 

 

 


 

Komentar 

 
-1 #1 2009-10-10 19:17
Hallo...
Dr Pasid Herlisa, sorry aku bukan mau kasih komen ! tapi saya mau tanya ama dokter, saya kena penyakit kulit cirinya itu berupa bercak merah tapi bukan berbentuk bintik2 melainkan agak memanjang kira2 0-1cm.
Kira-kira itu penyakit kulit apa ya dokter terus parah ga dokter? terus ada obatnya ga kalo ada apa nama obatnya?

Thanx ya dokter !!
 
 
+5 #2 2009-12-07 13:01
sebelumnya, sangat menarik membaca hal ini karena saya termasuk salah satu orang yang terkena penyakit ini. Yang ingin saya tanyakan dokter apakah penyakit ini bisa sembuh??karena saya mulai terjangkit umur 18tahun sampai umur 20 tahun selalu saja muncul, bahkan sudah semakin banyak bekas ditubuh saya. Apakah bekas ini juga bisa di obati.terima kasih seblmnya.Mohon penjelasannya
 
 
#3 Humas Media RSI SA 2009-12-08 11:26
@bapak Heri
sebaiknya anda memeriksakan diri ke poli kulit RSI SA. Karena kita tidak bisa menduga-duga akan penyakit yang anda alami.

@Nur Fitri
Dalam artikel tersebut sudah dijelaskan, bahwa penyakit tersebut dapat hilang dan bisa saja menimpa anda seumur hidup. Karena kami tidak bisa melihat dan mengamati penyakit yang anda alami, maka sebaiknya anda memeriksakan diri ke poli kulit RSI SA
 
 
-2 #4 2009-12-09 18:57
dok akuw juja terkena pnyakit ini dok tpi dah 5 bulan saya sering berkunjung k dokter ,, tpi pnyakit ini kadang sembuh kadang muncul
 
 
#5 2009-12-28 15:21
saya lagibingung juga nih ngilangin penyakit ini. ngga sakit sih tapi kalo gatal enuaaak banget digaruk alhasil pada luka merah dan ada cairan beningnya n tentu saja perih apalagi kalo kena air. sudah dikasih obat betason N, gentamycin dlsb, tapi ga ilang2 juga. Kulit jadi tebel agak bersisik, warnanya hitam tapi pinggirnya putih gitu kaya peta pulau. Pake obat apa sih spya tebelnya hilang gitu ..tolong donk
 
 
-3 #6 2010-01-02 20:29
@all:saya jg menderita penyakit ini..emang bener,kalo lg gatel enaknya digaruk muaknyus dah..tapii..setelah itu tentunya jd merah-merah gt..baru2 ini saya berobat trus dikasih salep Dermasolon gt..alhamdulillah..makin lama makin menipis..tp tetap bekasnya msh blm ilang,gmn caranya ya? selain itu saya jg dikasi obat utk diminum jg..gatelnya jg berkurang..tq
 
 
-2 #7 2010-01-04 08:16
hai dok ! ini sy rizky umurnya 12 tahun, saya menderita penyakit dermatitis selama 2 minggu. sebenarnya penyakit ini parah dan menular tidak ?
penyakit ini disebabkan oleh apa ya dok ?
 
 
-3 #8 2010-02-05 11:08
Dok, saya sudah kena penyakit dermatitis sudah empat setengah tahun, ciri-cirinya bercak-bercak putih dan ada juga yg merah seperti kudis.. saya sudah pernah kontrol ke dokter 5 kali, tapi blom ada perubahan, dan sy juga sdh memakai obat tradisional, perubahannya hanya sedikit.. jadi sy harus bagaimana?
 
 
-8 #9 2010-02-05 11:08
Dok, saya sudah kena penyakit dermatitis sudah empat setengah tahun, ciri-cirinya bercak-bercak putih dan ada juga yg merah seperti kudis.. saya sudah pernah kontrol ke dokter 5 kali, tapi blom ada perubahan, dan sy juga sdh memakai obat tradisional, perubahannya hanya sedikit.. jadi sy harus bagaimana?
 
 
+1 #10 2010-02-17 19:39
Dok, saya mau tanya ....
adik saya dengan usia 7 tahun mengalami penyakit kulit dengan ciri :
1. gatal
2. kemerahan
3. mengeluarkan cairan bening
sehingga mengakibatkan kulit pada jari kaki dan jari tangannya mengelupas parah,
penyakit ini sudah dialami sekitar 1 bulan, kami sudah membawanya ke dokter kulit akan tetapi tidak ada perubahan.
saat ini, adik saya mengkonsumsi obat racikan dari dokter tsb.
bagaimana sosuli yang terbaik dok?