Home
RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Pola konsumsi makanan yang baik bagi lansia PDF Print
Saturday, 12 April 2014 11:04

Image and video hosting by TinyPic

Dikala seseorang sudah memasuki usia senja, mengalami beberapa perubahan. Mulai dari perubahan struktur atau fisik misalnya menjadi bungkuk, rambut beruban dan kulit keriput. Saat sepuh orang gampang pikun, kesepian, depresi, sensitif, labil dan cerewet. Dari sisi fisiologi, kadar lemak yang meiniggi, penurunan aktifitas hormon, perubahan jaringan ikat (tidak lentur) dan penurunan aktivitas enzim pencernaan. Yang paling kentara,adalah penurunan sistem kardiovaskular seperti detak jantung melemah.

Karena itulah di saat lansia, untuk konsumsi makanan tidak sebebas seperti di saat muda. Karena setiap lima tahun sekali, setelah usia 50 tahun akan berkurang 5 persen untuk setiap 10 tahun. Nah, sebenarnya di saat usia 50 sd 64 tahun, 75 persen sudah dianggap cukup memenuhi kebutuhan energi.

Contoh makanan yang harus dikurangi adalah jenis protein. Protein tidak boleh berlebihan karena dapat memperberat kerja ginjal namun juga tidak perlu dikurangi secara frontal karena bagaimanapun protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pengganti sel yang rusak.

 
Tindakan tepat penanganan DBD pada anak PDF Print
Monday, 17 March 2014 09:59

Tidak banyak diketahui oleh orang tua saat anak terkena sedanga DBD terutama saat sang anak terkena demam. Disaat anak demamnya mereda atau berangsur turun, kebanyakan orang tua saat di fase ini, akan menghentikan pengobatan. Justru di fase inilah, orang tua harus waspada karena pada fase ini, adalah fase kritis yang berbahaya. Untuk menetukan apakah ini sedang dalam fase penurunan atau kritis, perlu diagnosa seorang dokter.

Demikian beberapa poin penting yang disampaikan oleh Siti Arofah saat posyandu di kelurahan Terboyo Wetan beberapa waktu lalu. Untuk penanganan demam, Siti Arofah menganjurkan untuk melakukan beberapa langkah.

"Kompres atau berikan obat penurun demam. Sembari itu, usahakan anak beristirahat dengan berikan asupan cairan yang cukup. Bisa air putih, jus buah atau makanan lainnya" tegasnya.

 
Peluang Menjadi Direksi PDF Print
Monday, 03 March 2014 08:45


 
Tanamkan kebiasaan sikat gigi sejak kecil PDF Print
Monday, 02 December 2013 22:57

Image and video hosting by TinyPic

Setelah beberapa waktu lalu, TK Nasima Semarang mendapatkan kesempatan belajar tentang gizi dalam makanan dari instalasi gizi RSI Sultan Agung Semarang. Kini, giliran perawat dan dokter gigi RSI Sultan Agung yang memberikan edukasi tentang kesehatan gigi bagi anak-anak TK.

Bersama dengan drg Pipit Puspitasari dan Ari Wahyuni, keduanya menyampaikan tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar bagi anak-anak TK Nasima. "Sikat gigi yang baik, menurut drg Pipit dimulai dari menggosok gigi menurut pada posisi mulut tertutup dilakukan dengan gerakan memutar searah jarum jam untuk rahang sebelah kanan dan sebaliknya dari dimulai dari gusi rahang atas sampai gusi rahang bawah dari depan ke belakang. Sedangkan pada posisi mulut terbuka , gosoklah gigi rahang atas dari batas gusi rahang atas ke bawah begitu juga sebaliknya untuk gigi rahang bawah. Arah pertumbuhannya untuk gigi bagian dalam degan cara menggosok keluar" ujar dokter gigi yang praktek setiap hari mulai jam 09.00 pagi.

Bagi anak-anak, menyikat gigi bagi anak sangatlah penting. Karena saat usia anak-anak, seringkali jajan sembarangan. Sehingga membuat gigi mudah rusak. Maka dari itu sangat penting untuk membiasakan sikat gigi.

 
Video Lomba Tari Cuci Tangan PDF Print
Sunday, 03 March 2013 12:07

 
« StartPrev1234NextEnd »

Page 2 of 4