Home
RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Gaya hidup sehat bagi lansia PDF Print
Saturday, 12 April 2014 12:42

Image and video hosting by TinyPic

Meskipun sudah lanjut usia, vitamin juga diperlukan untuk mendukung kebutuhan penunjang tubuh. Seperti vitamin A sebagai sumber penglihatan dan memelihara kulit. Vitamin A yang biasanya didapatkan dari hati, daging, kuning telur, lemak susu dan mentega. Namun bagi lansia gantilah dengan sayuran yang berwarna hijau seperti kangkung, bayam, kacang panjang. Sayuran yang berwarna merah seperti tomat dan wortel.

Bila tidak tercukupi, dikhawatirkan saat lansia terjadi beberapa masalah seperti nyeri tulang persendian (asam urat), oestoporosis, anemia, sembelit, penyakit kronis seperti : jantung, DM dan hipertensi. Terkadang juga lansia mengalami problem like depresion seperti kehilangan daya ingat, artitiris, berkurang nafsu makan. Kesehatan mulut buruk.

Untuk itulah lansia juga harus tetap hidup sehat agar hidup lebih lama, sehat dan berarti. Caranya menciptakan pola makan yang baik, olahraga untuk memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah tulang keropos. Mengantisipasi "hilang ingatan" saat waktu muda jaga selalu ingatan agar tetap baik dan sistem saraf tetap bagus.

 
Pola konsumsi makanan yang baik bagi lansia PDF Print
Saturday, 12 April 2014 11:04

Image and video hosting by TinyPic

Dikala seseorang sudah memasuki usia senja, mengalami beberapa perubahan. Mulai dari perubahan struktur atau fisik misalnya menjadi bungkuk, rambut beruban dan kulit keriput. Saat sepuh orang gampang pikun, kesepian, depresi, sensitif, labil dan cerewet. Dari sisi fisiologi, kadar lemak yang meiniggi, penurunan aktifitas hormon, perubahan jaringan ikat (tidak lentur) dan penurunan aktivitas enzim pencernaan. Yang paling kentara,adalah penurunan sistem kardiovaskular seperti detak jantung melemah.

Karena itulah di saat lansia, untuk konsumsi makanan tidak sebebas seperti di saat muda. Karena setiap lima tahun sekali, setelah usia 50 tahun akan berkurang 5 persen untuk setiap 10 tahun. Nah, sebenarnya di saat usia 50 sd 64 tahun, 75 persen sudah dianggap cukup memenuhi kebutuhan energi.

Contoh makanan yang harus dikurangi adalah jenis protein. Protein tidak boleh berlebihan karena dapat memperberat kerja ginjal namun juga tidak perlu dikurangi secara frontal karena bagaimanapun protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pengganti sel yang rusak.

 
Orientasi penerimaan pasien bagi perawat baru PDF Print
Thursday, 10 April 2014 12:30

Image and video hosting by TinyPic

Sebagai penerapan Customer Service Excellences, RSI Sultan Agung terus berbenah memperbaiki kualitas pelayanan para petugas garda terdepan. Salah satunya adalah perawat. Para perawat baru dilatih bagaimana menerima dan mengantarkan pasien yang menjalani rawat inap.

"Dalam orientasi ini, kita memberikan pedoman tentang penerimaan pasien setelah menerima pasien dari Rawat Jalan dan akan masuk ke ruangan" tutur Kurnia Yuli Astanti, S.Kep, NS dari bagian penelitian dan pengembangan RSI Sultan Agung.

Kurnia lantas menerangkan bagaimana langkah demi langkah yang harus dilakukan oleh para perawat saat menerima pasien. Apabila seorang pasien dianjurkan untuk menjalani rawat inap oleh dokter, maka tugas perawat selanjutnya adalah mengantar pasien ke kamar. Setelah di ruangan perawat bangsal dan rawat jalan bersama-sama memindahkan pasien ke tempat tidur.

 
Tindakan tepat penanganan DBD pada anak PDF Print
Monday, 17 March 2014 09:59

Tidak banyak diketahui oleh orang tua saat anak terkena sedanga DBD terutama saat sang anak terkena demam. Disaat anak demamnya mereda atau berangsur turun, kebanyakan orang tua saat di fase ini, akan menghentikan pengobatan. Justru di fase inilah, orang tua harus waspada karena pada fase ini, adalah fase kritis yang berbahaya. Untuk menetukan apakah ini sedang dalam fase penurunan atau kritis, perlu diagnosa seorang dokter.

Demikian beberapa poin penting yang disampaikan oleh Siti Arofah saat posyandu di kelurahan Terboyo Wetan beberapa waktu lalu. Untuk penanganan demam, Siti Arofah menganjurkan untuk melakukan beberapa langkah.

"Kompres atau berikan obat penurun demam. Sembari itu, usahakan anak beristirahat dengan berikan asupan cairan yang cukup. Bisa air putih, jus buah atau makanan lainnya" tegasnya.

 
Peluang Menjadi Direksi PDF Print
Monday, 03 March 2014 08:45


 
« StartPrev1234NextEnd »

Page 2 of 4